Hutang/PDB, Tepatkah??

Sedikit ingin mengulas tentang apa yang sering didengungkan pemerintah kita terkait Debt Capacity Indonesia yang masih besar. Beberapa waktu terakhir media kita booming dengan berita Jokowi vs SBY terkait klaim hutang Indonesia kepada IMF. Akhirnya terklarifikasi bahwa hutang kepada IMF yang dinyatakan Jokowi masih ada, sebenarnya adalah standy by loan yang dimiliki Bank Indonesia (bukan negara) kepada IMF sebagai fasilitas suntikan devisa jika sewaktu-waktu kondisi ekonomi mengalami krisis.

Namun yang menarik, lagi-lagi saya baca dalam surat kabar bahwa Menteri Keuangan mengatakan bahwa rasio hutang/PDB Indonesia sebesar 25% masih sangat rendah jika dibandingkan USA sebesar 200% dan Jepang 100%. Ini pernyataan yang cukup menggelitik. Buat saya, mungkin saja rasio itu muncul untuk mengadopsi rasio keuangan Debt/EBITDA yang sering digunakan oleh Bank untuk menilai kapasitas Debt dari sebuah perusahaan. Jika Debt/EBITDA masih rendah, contoh menghasilkan nilai 1 kali, maka dapat dikatakan bahwa perusahaan membutuhkan satu periode pelaporan untuk melunasi Debt dengan cash yang di-generate dari operasional perusahaan. Namun definisi ini agak berbeda jika dianalogikan dengan PDB, coba kita lihat kembali apa definisi PDB. Baca lebih lanjut

Iklan
Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

Selecta Cus Jatim Park 2, Let Photo Talk More :D

Alhamdulillah, refreshing kemarin dikasi kesempatan ma Allah buat dateng ke beberapa spot menarik di kota wisata Batu. Awal nyampe aku dan istri langsung ke Alun-alun, parkir mobil di mesjid terus sarapan di nasi pecel deket alun-alun. Emang namanya kota wisata ndak bisa ndak makanannya pasti enak. Baca lebih lanjut

Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

Gowes @KebunRayaPurwodadi

Yak… capek banget hari ini, gowes di kebun raya purwodadi. Lumayan bagus si tempatnya, banyak pohon, bersih terawat dan menurutku cukup worth it buat sekedar melepas penat atas hiruk pikuk kota. Kalo dari Surabaya lewatin aja jalan ke Malang biasanya, nanti kebun raya purwodadinya di sebelah kiri.

Tempat ini reccomended buat jogging dan gowes sepeda deh, banyak tempat nongkrongnya juga kalo mau ngumpul ma anak2. Tiket masuk 6000 per orang, kendaraan mobil 10 ribu, bisa parkir dimanapun asal ga nginjak rumput, ajegileeeee. Banyak kolam, taman, dsb. Asik lah lumayan. Dah ya, cus liat fotonya. Baca lebih lanjut

Categories: Curcol | Tag: , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Merasai Malu

Beberapa malam kemarin ga sengaja liat debat di tv one mengenai capres dan cawapres 2014. Yah kita tau bahwa Tv One milik ARB dan ARB berada dipihak Prabowo. Tapi malam itu saya lihat debat yang dilakukan cukup berimbang, dalam artian konklusi debat tidak secara gamblang mengarahkan kemenangan pada salah satu calon.

Orang-orang yang dipilih untuk ikut dalam perdebatan adalah Ahmad Dhani dengan Tontowi Yahya di pihak Prabowo dan Nico Siahaan dengan ‘presenter/artis yang saya lupa namanya siapa’ di pihak jokowi. Debat berlangsung cukup unik karena dilakukan oleh orang-orang otak kanan yang ahli dalam hal seni atau kreatifitas. Alhasil jawaban dan counter-counter yang dilontarkan pun sering bikin nyengir sendiri.

Namun ada satu hal yang menjadi bahan perenungan di akhir acara, yaitu ketika Hanta Yuda, pengamat politik yang juga menjadi pimpinan dari lembaga survei politik poll tracking memberikan komentar dan analisanya mengenai kondisi paska pemilihan. Hanta mengatakan beberapa kemungkinan, yaitu jika Prabowo yang menang maka kemungkinan partai yang menyebrang dari pihak Prabowo adalah PKB, namun jika Jokowi yang menang maka partai yang paling mungkin menyeberang adalah Golkar (Partai dari Tontowi) dan satu lagi, PAN.

Saya jujur aja ga kebayang kalo bener Jokowi yang menang dan PAN akan menyebrang ke pihak Jokowi dalam pemerintahan. Berapa banyak kader PAN yang akan menjilat ludah sendiri. Saya ga kebayang Amien Rais yang dulu sempat memandang begitu negatif pada Prabowo dan kemudian karena Hatta (ketum PAN) diajak menjadi wapres Prabowo akhirnya berputar 1800 menjadi pendukung penuh Prabowo, dan kemudian ketika Jokowi menang kembali menyebrang kepada Jokowi yang akhirnya akan berhadapan kembali dengan Prabowo. Baca lebih lanjut

Categories: Uncategorized | Tag: , | Tinggalkan komentar

Meluruskan Niat

“Nikah karena ibadah, menikah karena ibadah, kan kumohonkan rahmat-Nya, untuk sayangi kita.. Nikah karena ibadah, menikah karena ibadah, kan ku kuatkan cintaku, cinta… cinta karenanya..”

Gatau kenapa ngejleb banget kemarin waktu denger nasyid ini dinyanyikan pas wedding nya sepupu. Momentnya pas mungkin, pas ketika mempelainya masuk diiringi oleh keluarga dan saudara-saudaranya di belakang, berjalan menuju pelaminan, semua orang duduk menatap mereka berdua dan… ketika itu nasyid ini menjadi pengiring.

Nikah karena ibadah, menikah karena ibadah…. Lirik itu terus diulang-ulang. Rasanya itu kalo katanya puput nampar berkali-kali.

Di saat kondisi hati sedang galau (biasa katanya kalo orang mau deket hari H makin banyak cobaan) memikirkan kesiapan, keyakinan, kemantapan tentang apakah benar pilihan ini adalah pilihan terbaik di saat yang tepat.

Dan di saat itu kemudian berkali-kali nasyid ini mengingatkan bahwa menikah adalah ibadah. Bahwa ketika diniatkan sebagai ibadah, segala apapun yang kita rasakan: sedih bahagianya, susah mudahnya akan menjadi ibadah. Dan ketika kita meniatkannya sebagai ibadah maka seharusnya dalam hati kita berkata, “Ya Rabb, Kau lihat usahaku, Kau dengar suara hatiku, Kau Yang Mengetahui isi niatku, maka mohon pertolonganmu untuk menjaga hati ini, menjaga niat ini, karena-Mu”

Kembali harus meluruskan niat karena Allah.

Categories: Uncategorized | 4 Komentar

Blog di WordPress.com.